Advertisement

Responsive Advertisement

Harga Pentium G4560 Naik? Intel Mungkin Kurangi Produksi

Awal tahun 2017 ini, Intel merilis prosesor Pentium terbaru mereka, dengan arsitektur yang sama dengan yang digunakan oleh Core i 7th Gen., Kaby Lake. Satu hal yang cukup membedakan prosesor Pentium untuk PC desktop terbaru ini bila dibandingkan Pentium lain dari keluarga Core i generasi sebelumnya adalah fitur Hyper Threading.

Nama Pentium adalah nama yang sangat lekat dengan brand Intel. Mulai sebagai penamaan prosesor flagship dari Intel, hingga tergusur sebagai prosesor “kelas dua” ketika diperkenalkannya Core dan Core i series, Pentium tetap identik dengan perusahaan prosesor asal Santa Clara ini. Banyak yang memandang sebelah mata atas prosesor yang menyandang nama Pentium, pengguna lebih senang dengan produk dari lini Core i series. Pentium (atau dikenal dengan nama Pentium G setelah era Core i generasi kedua) dianggap solusi murah untuk PC entry level atau office.

Intel disebut merasa bahwa Pentium G4560 menghambat penjualan Core i3 Kaby Lake. Memang, Pentium G4560 ini mengusung dua core dengan fitur Hyper Threading, sehingga total menawarkan empat thread, mirip dengan yang ditawarkan Core i3. Melihat harga yang cukup tinggi dari Core i3 Kaby Lake, banyak yang disebut mengalihkan perhatian ke Pentium G4560 untuk basis PC murah berperforma baik.
Spesifikasi Intel Pentium G4560

Berdasarkan kabar yang beredar di Internet, Intel disebut ingin mengurangi produksi Pentium G4560. Langkah ini disebut diharapkan bisa mengatasi “gangguan” Pentium G4560 terhadap Core i3. Bila prosesor ini sulit dijumpai di pasar, bisa jadi pihak yang ingin membangun PC dengan prosesor 2C/4T akan beralih ke Core i3 Kaby Lake. 

Pada awal perilisan G4560 harga processor ini masih menyentuh angka 700k. Sekarang harganya naik drastis dan menyentuh angka 1.2 juta. Mungkin itulah penyebab processor komputer tangguh tersebut harganya naik. Bagaimana pendapatmu?

Post a Comment

0 Comments